BINA IMAN SMPK PENABUR Summarecon Bekasi 30 Januari 2019

Masa Remaja adalah masa dimana seorang anak mengalami banyak perubahan dalam kehidupannya, baik secara Biologis, Emosional, Intelektual, maupun Sosial. Saat sedang beradaptasi dengan banyaknya  perubahan mereka pun dihadapkan pada berbagai macam tantangan yang muncul dari sekitar mereka misalnya pergaulan dan gadget. Masa ini seringkali disebut dengan masa storm and stress. Pendampingan orang tua dan sekolah sebagai pihak yang bersedia memahami anak pun sangat diperlukan. Agar remaja dapat menjalin  kerjasama yang baik dengan orang lain dan berhasil melewati masa krisis nya, diperlukan ketaatan.

Pada hari Rabu 30 Januari 2019 sampai hari Jumat 1 Februari Siswa kelas 8 SMPK PENABUR Summarecon Bekasi bersama dengan siswa kelas 8 SMPK PENABUR Kota Jababeka melaksanakan kegiatan Bina Iman di Zuri Resort Cipanas. Tema Bina Iman tahun ini adalah tentang Ketaatan. Melalui Tema Bina Iman tahun ini siswa-siswi SMPK PENABUR Summarecon Bekasi diajarkan bagaimana remaja Kristen zaman sekarang hidup dalam ketaatan sehingga mereka dapat mencapai apa yang dicita-citakan dalam hidup mereka, bertumbuh menjadi remaja yang tangguh dan menjadi berkat bagi sesama.

Kegiatan Bina Iman ini terdiri dari beberapa bagian, yaitu Ibadah Pembuka yang dipimpin oleh Pdt. Grace Bustami, dilanjutkan dengan Sesi pertama membahas tentang Apakah Ketaatan Itu, dan Mengapa Kita harus Taat? Sesi kedua tentang Bagaimana Kita melakukan Ketaatan dalam Kehidupan Sehari-hari ,disampaikan oleh Pdt. Charlie. Untuk masing-masing sesi ada Learning Activity, dimana seluruh peserta diajak untuk membuat sebuah karya dan juga melakukan kegiatan bersama dalam kelompok-kelompok. Hal ini bertujuan agar peserta mampu memahami makna Ketaatan.

Berikutnya, di hari kedua, peserta mengikuti kegiatan Outbond yang di-handle oleh team ID Adventure. Kegiatan ini berbentuk games pos to pos. Peserta dibagi menjadi 10 kelompok dimana anggotanya adalah gabungan dari siswa SMPK Penabur Summarecon Bekasi dan SMPK Penabur Kota Jababeka  masing-masing 16 orang per kelompok.

Malam hari nya, peserta diberi kesempatan untuk menunjukkan talenta mereka dalam bernyanyi dan menari lewat kegiatan Talent show. Untuk talent show dilakukan dalam 2 sesi. Sesi pertama, ada 8 kelompok yang tampil, sesi kedua yaitu esok harinya, 8 kelompok berikutnya. Peserta dibagi menjadi 11 kelompok siswa SMPK Penabur Summarecon Bekasi dan 5 kelompok siswa SMPK Penabur Kota Jababeka. Dari masing-masing sekolah diambil 3 kelompok terbaik sebagai juaranya.

Pemenang Talent Show dari SMPK Penabur Summarecon Bekasi yang berhasil meraih Juara 1 adalah  kelompok Yosua, yang anggotanya adalah Simon, Michael, Tobby, Nobeldya, Sarah, Steven, Daniel, Jessica Ophelia, dan Nicole, Juara 2 diraih oleh kelompok Paulus, yang terdiri dari Grace Poo, Garren, Devney,Hizkia, Iona, Cello, Kristin, Albert, Felix, dan Tiffani, sedangkan untuk juara 3 adalah kelompok Sadrakh yang beranggotakan Glen, Janice, Liko, Rafael Aristo, Ilona, Oka, Cindy dan Joshelyn. Meskipun Jeremy tidak ikut karena sakit dan Grace Maria juga tidak ikut karena sudah pindah sekolah, namun kelompok Sadrakh tetap dapat menampilkan yang terbaik.

Juara Talent Show dari SMPK Penabur Kota adalah juara 1 oleh

Kelompok 1, juara 2 oleh kelompok 3, dan juara 3 diraih oleh kelompok 5, Hadiah untuk semua pemenang diberikan oleh Kepala sekolah, wakil dan Ketua Panitia Bina Iman.

Setelah Talent Show dihari pertama, kegiatan dilanjutkan dengan refleksi diri, peserta mengingat dan merenungkan bagaimana hubungannya selama ini dengan teman, guru, dan orang tua, terlebih bagaimana hubungan mereka dengan Tuhan dan melalui sesi Dedication Service ini mereka dibimbing untuk mengambil komitmen hidup dalam ketaatan.

Keesokan harinya, peserta melanjutkan Talent Show bagi kelompok yang belum tampil, dilanjutkan dengan Ibadah Penutup. Setelah itu seluruh peserta kembali pulang ke sekolah masing-masing.